Kamis, 19 September 2013

Teknik Foto HDR

HDR (High Dynamic Range) adalah salah satu teknik olah digital yang digunakan fotografer untuk mengatasi kelemahan image sensor sebuah kamera untuk menangkap dynamic range yang besar antara wilayah yang terang dan gelap dalam suatu pemandangan.
Foto HDR ini membutuhkan foto subjek yang relatif diam/tidak bergerak, seperti pemandangan, arsitektur, dan still life.

Untuk membuat foto gabungan dengan mengunakan teknik HDR yang bagus, pertama-tama Anda membutuhkan kamera yang bisa kita ubah mode exposurenya, lebih baik lagi jika memiliki mode M (Manual).

Lalu untuk mengolah foto HDR, Anda bisa mengunakan software pengolah HDR seperti Adobe Photoshop CS, atau software lainnya seperti Photomatix. Langkah-langkah memotret HDR yaitu:

1. Tempatkan kamera di tripod.

2. Pastikan setting White Balance kamera di set ke salah satu preset/manual karena Auto White Balance berpotensi akan mengubah warna dari foto kesatu ke yang lain.

3. Memotretlah dari yang gelap sampai yang terang. Atur exposure dengan shutter speed. Biasanya saya mengubah shutter speed dari cepat ke lambat. Misalnya, 1/60 detik, lalu 1/30 detik, dan 1/15 detik. Setiap melakukan perubahan setting, potretlah satu gambar.

4. Masukkan foto-foto tersebut ke pengolah foto HDR.

5. Atur setting untuk mendapatkan  foto HDR sesuai keinginan

Contoh Hasil Foto HDR


Lokasi  : Air Terjun Curug Silawe
Koleksi Foto Juli 2013



Hasil Fotografi Teknik HDR karya : Danny
sumber : http://dannywetangterah.com



Hasil Fotografi HDR dengan Teknik settingan manual




Hasil Fotografi teknik HDR karya : L-sati
 Lokasi : Borobudur International Festival
Koleksi Foto Juni 2013




Hasil Fotografi teknik HDR karya : L-sati
Lokasi : Bukit Dagi Borobudur
Koleksi Foto Januari 2013 


 
Hasil Fotografi teknik HDR karya : Avon Photograph
Sumber : Komunitas Fotografi




Hasil Fotografi teknik HDR karya : L-sati
Lokasi : Bukit Dagi Borobudur
Koleksi Foto Januari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar